Wanita muslimah yang berkarir dalam pekerjaan-pekerjaan yang dibenarkan Islam, sebenarnya mereka semakin memperbanyak tugas dan aktivitas. Apalagi yang sudah menjadi isteri atau ibu rumah tangga. Kewajiban-kewajiban mereka pun tidak tanggung banyaknya. Namun demikian halnya, menjadi wanita karir tetap diperbolehkan oleh Islam dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi.
Sholat merupakan ibadah yang membedakan antara kekufuran dan keimanan. Begitulah yang disabdakan Nabi. Artinya, jika seseorang melaksanakan sholat yang Allah wajibkan, maka masih dikatakan sebagai seorang muslim. Namun sebaliknya, jika sholat sudah ditinggalkan, maka sifat kekufuran telah melekat padanya. Dan yang demikian itu akan menjadikannya keluar dari agama Islam dan bila tidak juga bertaubat, maka nerekalah yang pantas ia dapatkan. Na’udzu billah.
Kesibukan yang didapati oleh wanita karir saat ini sangat menyita waktunya untuk khusyu’ sholat menghadap Robbnya. Bahkan karena alasan mencari nafkah keluarga, banyak yang rela mengorbankan sholatnya hanya untuk bekerja pada manusia. Banyak sekali wanita muslimah bekerja di lapangan pekerjaan yang tidak menyempatkannya untuk sholat. Ternyata bekerja untuk orang lain lebih didahulukan daripada berbuat untuk Dzat Yang Menciptakannya.
Ingatlah wahai wanita muslimah. Betapapun banyak ibadah dilakukan, tidak sedikitpun menambahkan kekuasaan Allah. Begitupula meninggalkan kewajiban dan melakukan kemaksiatan, tidaklah mengurangi atas kekuasaan yang dimiliki Allah sedikitpun. Ini adalah makna hadits yang bisa kita baca dalam hadits Al-Arba’in An-Nawawiyah. Namun, kewajiban yang dilakukan oleh seorang muslim, dapat menyebabkan Allah semakin sayang dan ridho, walaupun keadaan miskin papa. Sedangkan meninggalkan kewajiban, hanya menambah kemurkaan Allah walaupun kaya sebagai wanita karir.
Jadilah wanita muslimah yang berkarir dalam keridhoan Allah. Raihlah ridho-Nya sebagai apapun kita. Berkarir atau tanpa karir.
Semoga karir yang dilandaskan atas dasar keimanan dan keikhlasan tanpa meninggalkan sholat fardhu dan kewajiban lainnya, Allah akan perhatikan kita. Allah juga akan mengabulkan do’a-do’a kita. Amin.
0 komentar:
Posting Komentar